Minggu, 17 November 2019

Ini Total Jumlah Kerugian Bank BRI di Cabang Kediri

"Ini Keseluruhnya Banyaknya Kerugian Bank BRI di Cabang Kediri , JAKARTA - Beberapa nasabah PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) cabang Ngadiluwih, Kediri, Jawa Timur, paling akhir kehilangan uangnya dengan mendadak setelah jadi korban skimming atau penggandaan data kartu anjungan tunai mandiri (ATM). Keseluruhnya banyaknya kerugian yang terserang BRI sebab aksi pencurian itu kurang dari Rp 1 miliar. “Saya belum dapat datanya, tapi (keseluruhnya kerugian) yang di Ngadiluwih kurang dari Rp 1 miliar,” kata Direktur Hubungan Kelembagaan Bank BRI Sis Bagus Wijayanto di Thamrin Lot 10, Jalan M.H. Thamrin, Jakarta Pusat, Ahad, 18 Maret 2018. Sis menerangkan belum terima laporan permasalahan sama dari Bank BRI cabang lain. Sampai kini, permasalahan skimming itu baru berjalan di Ngadiluwih. Untuk meredam kejadian sama, Sis merekomendasikan nasabahnya siaga dalam memberikan informasi pribadi. Sebab, banyak aktor kerjakan kejahatan dengan modus menggunakan nama perusahaan untuk menguras tabungan korban. Beberapa aktor biasanya meminta data pribadi, seperti nama ibu kandung, nomor telephone, sampai personal identification number (PIN). “Hati-hati untuk memberi informasi nomor PIN pada orang lain. Waspada bila ada telephone yang tidak dari BRI, ngaku-ngaku dari BRI. Mereka minta nomor PIN atau password, kadang minta jati diri, nomor telephone, nama ibu kandung, tidak butuh dikasih. BRI tidak pernah kerjakan itu,” ucap Sis. Saat ini, BRI mengaku telah mengubah dana Rp 145 juta pada 33 nasabah yang memberi laporan kehilangan uang di kantor cabang Kediri, Jawa Timur. Sebab kejadian itu, Bank Indonesia (BI) memerintah BRI dan bank penerbit kartu ATM/debit lain percepat migrasi kartu itu dari teknologi pita magnetik (magnetic stripe) ke teknologi chip karena memiliki standar keamanan lebih tinggi. Deputi Gubernur BI Erwin Rijanto di Jakarta, Jumat, 16 Maret 2018, menerangkan permasalahan skimming data nasabah BRI melalui kartu debit di Kediri, Jawa Timur, harus menjadi pelajaran bila industri perbankan perlu terus memutakhirkan standar teknologi keamanan dalam service pola pembayaran. Kita sudah (panggil). Kita minta BRI percepat migrasi ke chip, tuturnya. "" "

Tidak ada komentar:

Posting Komentar